in

Memberi Watermark di Foto dengan Aplikasi Pixlr

memberi-logo

Watermark atau disingkat WM adalah tanda atau simbol dan dapat pula berupa tulisan inisial pemilik foto yang dibubuhkan pada foto atau gambar virtual. Selain untuk menunjukkan identitas pemilik foto atau gambar, pemberian WM atau tanda air pada hasil karya foto atau gambar kita akan menambah keamanan saat foto atau gambar tersebut akan kita bagi di situs jejaring sosial.

Berikut ini beberapa tips untuk memberi watermark pada foto karya kita dengan menggunakan aplikasi Autodesk Pixlr gratis dari Playstore yang menurut penulis aplikasi ini sedikit lebih ringan daripada aplikasi lain yang sejenis. Namun terlebih dahulu, kita harus sudah menginstal aplikasi tersebut.

 

Langkah pertama, buka memberi-watermark

aplikasi Autodesk Pixlr, lalu ketuk menu “Photos” untuk memilih salah satu foto dari Galeri ponsel kita atau ketuk menu “Camera” untuk mengambil foto baru yang akan kita beri WM, sebagaimana gambar di sisi kiri. For your interest, menu “Collage” digunakan untuk menggabungkan beberapa foto dalam satu bingkai, namun untuk saat ini kita tidak menggunakannya meskipun nanti juga bisa diberikan WM.

 

 

 

 

 

 

 

memberi-watermarkLangkah kedua, setelah memilih atau mengambil foto, kita akan langsung masuk pada jendela seperti pada gambar di samping kanan. Ketuk menu “Type” dan akan muncul pilihan jenis huruf yang dapat kita pilih dan gunakan sebagai WM nantinya. Selain jenis huruf default, kita harus mengunduhnya terlebih dahulu untuk dapat menggunakan jenis huruf tersebut, namun jangan khawatir karena proses pengunduhannya sangat singkat dan tetap gratis.

 

 

 

 

 

 

 

memberi-watermarkPada langkah ketiga, setelah memilih jenis huruf yang kita pakai kita dapat mengetik kata yang akan kita gunakan sebagai WM, di contoh ini penulis menggunakan kata “ini watermark”. Kita dapat menggunakan kata lain seperti inisial, kode, kata disertai tagar dan lain sebagainya yang akan menjadi identitas dari semua foto atau gambar dan akan terus kita pakai. Jadi pastikan pilihan kata, inisial, kode atau kata dengan tagar yang akan kita pakai sebagai WM cukup eye-catching. Setelah selesai, ketuk “OK”.

 

 

 

 

 

 

 

Langkah keempatmemberi-watermark, WM yang sudah kita ketik akan muncul di foto seperti pada gambar di sebelah kanan, kita bisa memilih berbagai model tampilan huruf yang ditunjukkan pada kotak dengan huruf ABC. Jika ternyata terjadi salah ketik, kita dapat mengubah atau menyesuaikannya lagu dengan mengetuk menu “Type”, maka kita akan kembali ke jendela seperti pada langkah ketiga di atas. Perlu diingat, jangan menekan menu “Apply” dahulu pada langkah ini.

 

 

 

 

 

 

 

Langkah kelimamemberi-watermark, kita pilih warna dengan mengetuk menu “Color”, setelah itu naikkan transparansinya agar tidak mengganggu estetika foto atau gambar dengan menggeser tombol wajik yang saya beri tanda panah merah ke bawah.Namun perlu diingat bahwa WM tidak  harus selalu redup atau transparan, kita juga bisa menggunakan warna solid sebagai, namun penempatannya pun juga harus pas.

Atur posisi WM kita dengan menggesernya ke arah mana pun, jika kita ingin memiringkannya, tarik salah satu ujung WM ke atas atau ke bawah, setelah dirasa cukup, tekan dan tahan bagian tengah WM dan geser untuk memindahkannya ke semua tempat dalam gambar. Untuk memperbesar WM, regangkan kedua jari jempol kita di area gambar, atau ciutkan untuk memperkecil WM. Ketuk menu “Apply” setelah selesai.

 

 

 

memberi-watermarkLangkah keenam, ketuk menu “Finish” di pojok kanan atas. Namun sebelumnya jika kita ingin menambahkan WM lagi seperti pada gambar di kanan, ulangi langkah kedua hinga kelima sebanyak yang kita perlukan, setelah dirasa cukup baru ketuk menu “Finish”.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

memberi-watermarkLangkah ketujuh, Setelah menu “Finish” dipilih, maka akan muncul dialog seperti pada gambar di kanan, kita bisa membagi foto atau gambar yang sudah kita beri WM tadi ke Instagram, Facebook, Twitter, atau kita bisa juga menyimpannya. Menu “More” berisi pilihan lainnya seperti Hangouts, Whatsapp, Picasa dan lain sebagainya.

Jika kita memilih untuk menyimpannya (“Save Image”), kita dapat menyimpannya dengan beberapa ukuran yang dapat kita pilih seperti pada gambar di kiri. Di sini penulis memilih ukuran Max. Setelahmenyimpan foto, klik menu “Close” di sebelah menu “Finish” untuk menutup aplikasi Pixlr.

 

Watermark tidak harus berupa kata, bisa juga logo atau gabungan dari kata dan logo, namun untuk memberi watermark berbentuk logo atau gabungan dari logo dan kata, cara yang ditempuh tidak sama. Pemberian wm jenis tersebut akan kita bahas nanti di tips berikutnya.

Semoga bermanfaat.

What do you think?

Written by Admin

Cara Menonaktifkan FB Sementara Melalui Android

Tiga Alasan Logis Melarang Anak Menggunakan Media Sosial